Jam Tangan Seperti Kartu Kredit

Swatch akhirnya meluncurkan produk terbaru yang diberi nama Swatch Bellamy. Produk terbaru dari Swatch ini dirasa akan mampu menyaingi ketenaran dari Apple Watch. Adapun keunggulan produk terbaru dari Swatch yang agak berbeda dari smartwatch kebanyakan yaitu kemampuan dari jam tangan tersebut yang memiliki fungsi layaknya sebuah kartu kredit.

Menurut jadwal, Swatch Bellamy akan segera diluncurkan Swatch pada Januari tahun depan. Namun jadwal itupun masih berupa wacana, yang masih mungkin bisa berubah sewaktu-waktu.

Dari segi desain, Swatch Bellamy memang tidak begitu spesial, bahkan jauh dari mewah. Bentuknya sekilas mirip dengan jam tangan sport casual pada umumnya. Namun dari segi “onderdil”, Swatch Bellamy telah dilengkapi dengan teknologi-teknologi canggih, selayaknya teknologi yang dimiliki oleh smartwatch yang telah beredar banyak di pasaran. Yang membedakan, adanya teknologi Near Field Communication (NFC) di dalam Swatch Bellamy yang berfungsi sebagai alat pembayaran mobile atau selayaknya kartu kredit. Dengan hanya mengandalkan kecanggihan tersebut, sayangnya jam tangan Swatch ini dirasa tidak akan berkompetisi secara langsung dengan Apple Watch atau jam tangan lainnya yang beredar di pasaran. Tapi hal menarik lainnya dari jam tangan pintar versi Swatch ini adalah ketahanan daya hidupnya yang lama, sekitar enam bulan. Berbeda dengan jam tangan pintar lain yang harus diisi ulang daya setiap hari.

Bagi para pecinta jam tangan Swatch dan ingin segera memiliki  Swatch Bellamy, sepertinya kalian harus sedikit lebih bersabar. Karena sepertinya produk ini akan sulit untuk didapatkan dalam waktu dekat. Pasalnya, kehadirannya baru ada di bulan Januari tahun depan, dan itupun baru hanya akan ada di China. Sedangkan di beberapa negara lain seperti Swiss dan Amerika, Swatch Bellamy baru akan diluncurkan beberapa bulan setelahnya.

Alasan mengapa peluncuran jam tangan ini harus di China, menurut pihak Swatch, karena saat ini baru institusi perbankan China yang memberikan respon cepat terkait mobile payment, apalagi melalui jam tangan pintar. China memberikan dukungan penuh dan ekosistem pembayaran mobile di wilayah tersebut pun sudah terbentuk. Tidak demikian dengan negara-negara lain. Bahkan di China, kenaikan transaksi mobile mencapai 134 persen dari tahun lalu.

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *