Intip Proses Pembuatan Arloji Mewah

 

Arloji merupakan sesuatu yang mungkin penting bagi sebagian besar kalangan. Jam tangan yang harganya terjangkau hingga bisa bernilai ratusan juta rupiah, ternyata mempunyai segudang rahasia, Yakni proses pembuatannya yang rumit dan membutuhkan ketelitian serta keahlian tingkat tinggi. Seperti misalnya, di Lange und Söhne, Anda bisa melihat bagaimana jam tangan bernilai ratusan juta itu bisa tercipta di sana.

Arloji berharga selangit tentu berkualitas tinggi, bahkan umurnya bisa melewati usia pemilik jam tersebut. Oliver Matzdorf, Seorang pengrajin arloji mewah di Uhrenmanufaktur A. Lange und Söhne, menuturkan bahwa arloji itu mirip seperti manusia, mampu berdetak seolah memiliki jantung.
Di tempat tersebut, Arloji tersebut dibuat secara manual. Seorang pria bernama Richard Stephan yang tengah menjajal keseruan membuat jam tangan rumit itu berkata, “Pertamanya saya takut untuk menyentuhnya, karena tentu saja ini barang yang mahal. Tapi setelah memerhatikan pengrajin jamnya, saya mulai berani mencobanya.”

Belakangan diketahui, Richard Stephan merupakan anak generasi ketiga di keluarganya yang sedang menuntut ilmu menjadi ahli pembuat jam. Di sana, mereka diajarkan selama kurun waktu tertentu sebelum diizinkan membuat jam bernilai tinggi tersebut.

Ia juga mengungkapkan pengalamannya selama menuntut ilmu di sana, “Di sana terdapat banyak suku cadang berukuran sangat kecil, yang harus digunakan dengan hati-hati.”

 

 

Tahukah Anda bahwa masing-masing jam terdiri atas 1000 suku cadang dan orang tidak bisa mengerjakannya sendiri-sendiri. “Setiap satuannya kami buat dengan khusus. Dua sisi jam pun berbeda-beda. Meski tidak terlihat jelas di mata pelanggan. Lalu, Para pembuat jam juga menaruh perasaan mereka di jam yang sedang mereka buat.” Tutur Matzdorf, Ahli pembuat jam tangan.

Terdapat beberapa lempengan berukuran kecil yang berbahan dasar perak murni. Sudah 165 tahun berjalan, perusahaan ini tetap mempertahankan kualitas sedetail mungkin. Di bagian dalam, terdapat signature pembuatnya.

Meski jam tangan mekanik dinilai sudah terlalu kuno dan bersaing dengan Jam Quartz yang modern. Namun Masterpiece tetap diburu oleh para kolektor jam tangan seni di belahan bumi mana pun. lalu, semakin lama umurnya, maka nilai jualnya juga akan semakin meroket.

Save

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *